IMAN
IMAN
penulis Al Ustadz Qomar Suaidi
Syariah Khazanah 29 - Juni - 2003 14:37:02
Iman menurut Ahlussunnah wal jama’ah adl keyakinan dgn hati pengikraran dgn lisan serta pengamalan dgn anggota badan. Iman bertambah dgn ketaatan dan berkurang dgn perbuatan maksiat.
Jadi Iman terdiri dari tiga bagian:
Pertama keyakinan hati dan amalan hati yakni keyakinan dan pembenaran terhadap apa yg datang dari Allah dan Rasul-Nya sebagaimana firman Allah:
“Dan orang yg membawa kebenaran dan membenarkan mereka itulah orang2 yg bertakwa. Mereka memperoleh apa yg mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. Demikianlah balasan orang2 yg berbuat baik. ”
Adapun amalan hati di antara adl niat yg benar ikhlas cinta tunduk dan semacam terhadap apa yg datang dari Allah dan Rasul-Nya sebagaiman firman Allah dlm surat Al-Anfal ayat 2 atau yg lainnya:
“Sesungguh orang2 yg beriman itu ialah mereka yg apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka dan kepada Tuhanlah mereka bertawakal. ”
Kedua ikrar lisan dan amalan lisan . Ikrar lisan yaitu mengucapkan dua kalimat syahadat dan mengakui konsekuensi dari kedua kalimat tersebut. Nabi bersabda yg artinya:
“Saya diperintahkan utk memerangi manusia sehingga mereka mengatakan La Ilaha Illallah dan bahwasa aku adl Rasulullah.
Sedangkan amalan lisan adl sebuah amalan yg tdk bisa terlaksana kecuali dgn lisan seperti membaca Al Qur’an dzikir tasbih tahmid takbir do’a istighfar dan lain-lain. Allah berfirman
“Sesungguh orang2 yg selalu membaca kitab dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rizqi yg Kami anugerahkan kepada mereka dgn diam-diam dan terang-terangan mereka mengharapkan perniagaan yg tdk akan merugi.”
Ketiga amalan anggota badan yaitu sebuah amalan yg tdk terlaksana kecuali dgn anggota badan seperti ruku’ sujud jihad haji dan lain-lain. Allah berfirman dlm surat Al-Haj ayat 77-78 yg artinya:
“Hai orang2 yg beriman ruku’lah kamu sujudlah kamu sembahlah Tuhanmu dan berbuatlah kebajikan agar kamu mendapat kemenangan. Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dgn jihad yg sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tdk menjadikan utk kamu dlm agama suatu kesempitan. agama orang tuamu Ibrahim. Dia telah menamai kamu sekalian orang2 muslim dari dahulu dan dlm ini supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia mk dirikanlah shalat tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adl pelindungmu mk Dialah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.”
Kesalahan Memahami Hakekat Iman
Ada beberapa kelompok yg salah dlm memahami makna iman dari hakekat yg terdapat dlm Al Qur’an dan As Sunnah. Mereka adalah:
1. Khawarij dan Mu’tazilah mereka meyakini bahwa iman adl ucapan keyakinan dan amal akan tetapi menurut mereka iman itu satu kesatuan yg tdk terbagi-bagi atau bercabang-cabang. Tidak bertambah juga tdk berkurang sehingga jika sebagian iman hilang berarti hilang semua. Karena itu mereka menghukumi bagi yg tdk beramal atau yg berdosa besar adl kekal di neraka.
2. Murjiah mereka terdiri dari tiga kelompok:
Iman adl hanya yg terdapat dlm hati yakni pengetahuan hati saja. Ini keyakinan kelompok Jahmiyyah . Kelompok yg lain mengatakan iman adl juga amalan hati.
Iman hanya ucapan lisan. Mereka adl pengikut kelompok Karramiyyah .
Iman hanya pembenaran dlm hati dan ucapan lisan. Mereka adl kelompok Murjiatul Fuqaha’ .
Sumber bacaan: Ziyadatul Iman wa Nuqshanuhu karya As-Syaikh Abdurrazzaq al Abbad
Sumber: www.asysyariah.com
