"Suami Pergi Meninggalkan Istri" ketegori Muslim.

Suami Pergi Meninggalkan Istri

Kategori Pernikahan

Jumat, 5 Maret 2004 17:24:33 WIB

SUAMI PERGI MENINGGALKAN ISTRI

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dita : "Al-Qur'an memberi batasan bahwa suami tdk boleh meninggalkan istri lebih dari empat bulan, saya telah mengadakan kontrak kerja, dan tdk ada libur kecuali jika sudah lewat setahun atau mungkin juga lebih, bagaimana hukum ?"

Jawaban.
Pertama : Tidak benar bahwa Al-Qur'an tdk membolehkan suami meninggalkan istri lebih dari empat bulan sebab tdk ada satu ayatpun yg menyebutkan demikian. Akan tetapi yg terdpt di dalam Al-Qur'an hanyalah pembatasan tentang orang yg ila' yaitu suami bersumpah tdk akan menggauli istrinya, kemudian Allah memberikan waktu empat bulan kpdnya, sebagaimana firman Allah.

"Arti : Kepada orang-orang yg meng-ilaa' istri diberi tangguh empat bulan (lamanya). Kemudian jika mereka kembali (kpd istrinya), maka sesungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayg" [Al-Baqarah : 226]

Dibolehkan suami pergi meninggalkan istrinya, lebih dari empat bulan, enam bulan, setahun atau dua tahun dgn syarat tempat tinggal istri aman dan rela ditinggalkan, jika tempat tinggal tdk aman atau tempat aman tapi istri tdk merelakan, maka dalam kondisi seperti itu, suami tdk boleh meninggalkan istrinya. Wajib bagi setiap suami untuk menggauli istri secara baik.

[Fatawa Nir 'Aladarb Syaikh Utsaimin, hal 17, Majalatul Buhuts 9/60. Durus wa Fatawa Haramul Makky, juz 3 hal.270]

[Disalin dari kitab Al-Fatawa Al-Jami'ah Lil Mar'atil Muslimah, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Tentang Wanita jld-2, hal 111-112 Darul Haq

Sumber : http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=393&bagian=0

Sumber Suami Pergi Meninggalkan Istri : http://alsofwah.or.id