JUAL BELI DENGAN SISTEM KREDIT

penulis Al Ustadz Lukman Baabduh
Syariah Problema Anda 29 - Juni - 2003 14:54:59

Kepada ustadz saya mempunyai pertanyaan dan mohon penjelasannya.
Bagaimana hukum jual-beli barang dgn sistem kredit? Apakah sama dgn riba? Demikian pertanyaan saya atas jawaban ustadz saya ucapkan jazakallahu khairan katsiran.

Halimah
asy-syauqiyyah@plasa.com

Dijawab oleh:
Al Ustadz Luqman Baabduh

Jual beli dgn sistem kredit yg ada di masyarakat digolongkan menjadi dua jenis:
Jenis pertama kredit dgn bunga. Ini hukum haram dan tdk ada keraguan dlm hal keharaman krn jelas-jelas mengandung riba.
Jenis kedua kredit tanpa bunga. Para fuqaha mengistilahkan kredit jenis ini dgn Bai’ At Taqsiith. Sistem jual beli dgn Bai’ At Taqsiith ini telah dikaji sejumlah ulama di antaranya:

As-Syaikh Nashirudin Al Albani

Dalam kitab As-Shahihah jilid 5 terbitan Maktabah Al Ma’arif Riyadh hadits no. 2326 tentang “Jual Beli dgn Kredit” beliau menyebutkan ada tiga pendapat di kalangan para ulama. Yang rajih adl pendapat yg tdk memperbolehkan menjual dgn kredit apabila harga berbeda dgn harga kontan . Hal ini sebagaimana disebutkan dlm hadits shahih dari Abi Hurairah yg diriwayatkan oleh An Nasa’i dan At Tirmidzi bahwa Rasulullah  melarang transaksi jual beli dlm satu transaksi jual beli.

As Syaikh Al Albani menjelaskan maksud larangan dlm hadits tersebut adl larangan ada dua harga dlm satu transaksi jual beli seperti perkataan seorang penjual kepada pembeli: Jika kamu membeli dgn kontan mk harga sekian dan apabila kredit mk harga sekian .

Hal ini sebagaimana ditafsirkan oleh Simaak bin Harb dlm As Sunnah Ibnu Sirin dlm Mushonnaf Abdir Rozaq jilid 8 hal. 137 no. 14630 Thoowush dlm Mushonnaf Abdir Rozaq jilid 8 no. 14631 Ats Tsauri dlm Mushonnaf Abdir Rozaq jilid 8 no. 14632 Al Auza’i sebagaimana disebutkan oleh Al Khaththaabi dlm Ma’alim As Sunan jilid 5 hal. 99 An Nasa’i Ibnu Hibban dlm Shahih Ibni Hibban jilid 7 hal. 225 dan Ibnul Atsir dlm Ghariibul Hadits.

Demikian pula dlm hadits yg diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah dlm Al Mushonnaf Al Hakim dan Al Baihaqi dari Abi Hurairah bahwasa Rasulullah  bersabda:
“Barangsiapa yg menjual dgn 2 harga dlm 1 transaksi jual beli mk bagi harga yg lbh murah dari 2 harga tersebut atau riba.”

Misal seseorang menjual dgn harga kontan Rp 100.00000 dan kredit dgn harga Rp 120.00000. mk ia harus menjual dgn harga Rp 100.00000. Jika tdk mk ia telah melakukan riba.

Atas dasar inilah jual beli dgn sistem kredit dilarang dikarenakan jenis ini adl jenis jual beli dgn riba.

As-Syaikh Muqbil bin Hadi Al Waadi’i

Dalam kitab Ijaabatus Saailin hal. 632 pertanyaan no. 376 beliau menjelaskan bahwa hukum jual beli seperti tersebut di atas adl dilarang krn mengandung unsur riba. Dan beliau menasehatkan kepada tiap muslim utk menghindari cara jual beli seperti ini.

Hal ini sebagaimana disebutkan dlm hadits shahih dari Abi Hurairah yg diriwayatkan oleh An Nasa’i dan At Tirmidzi bahwa Rasulullah  melarang transaksi jual beli dlm satu transaksi jual beli.

Namun beliau menganggap lemah hadits Abu Hurairah sebagaimana yg diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah dlm Al Mushonnaf Al Hakim dan Al Baihaqi dari Abi Hurairah bahwasa Rasulullah  bersabda:
“Barangsiapa yg menjual dgn 2 harga dlm 1 transaksi jual beli mk bagi harga yg lbh murah dari 2 harga tersebut atau riba.”

Hal ini sebagaimana disebutkan beliau dlm kitab Ahaadiitsu Mu’allah Dzoohiruha As Shahihah hadits no.369.

Dalam perkara jual beli kredit ini kami nukilkan nasehat As-Syaikh Al Albani:
“Ketahuilah wahai saudaraku muslimin bahwa cara jual beli yg seperti ini yg telah banyak tersebar di kalangan pedagang di masa kita ini yaitu jual beli At Taqsiith dgn mengambil tambahan harga dibandingkan dgn harga kontan adl cara jual beli yg tdk disyari’atkan. Di samping mengandung unsur riba cara seperti ini juga bertentangan dgn ruh Islam di mana Islam didirikan atas pemberian kemudahan atas umat manusia dan kasih sayang terhadap mereka serta meringankan beban mereka sebagaimana sabda Rasulullah  yg diriwayatkan Al Imam Al Bukhari :
“Allah merahmati seorang hamba yg suka memberi kemudahan ketika menjual dan ketika membeli”

Dan kalau seandai salah satu dari mereka mau bertakwa kepada Allah menjual dgn cara kredit dgn harga yg sama sebagaimana harga kontan mk hal itu lbh menguntungkan bagi juga dari sisi keuntungan materi. Karena dgn itu menyebabkan suka orang membeli dari dan diberkahi oleh Allah pada rejeki sebagaimana firman Allah:

Demikianlah diberi pengajaran dgn itu orang yg beriman kepada Allah dan hari Akhir. Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan bagi jalan keluar. Dan memberi rezeki dari arah yg tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan . Sesungguh Allah melaksanakan urusan . Sesungguh Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

Demikian nasehat dari As-Syaikh Al Albani. Sebagai kesimpulan kami nasehatkan kepada kaum Muslimin hendak memilih cara kontan jika menghadapi sistem jual beli semacam ini.
Wallahu a’lamu bisshawaab. 

Sumber: www.asysyariah.com