Islam tegak utk menyeru seluruh manusia agar beribadah kepada Allah semata dan meninggalkan peribadahan kepada selain Allah baik berupa para wali atau orang-orang shalih yang biasanya diabadikan dalam bentuk patung-patung arca-arca gambar-gambar kuburan- kuburan kubah-kubah atau yg lainnya yg akan mengantarkan kepada kesyirikan. Seruan Islam ini ada sejak dahulu sejak Allah mengutus para Rasul utk memberikan petunjuk kepada manusia.Allah berfirman:وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمِّةٍ رَسُولاً أَنِ اعْبُدُوا اللهَ وَاجْتَنِبُوا الطَاغُوتَ

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap ummat : Sembahlah Allah saja dan jauhilah thaghut itu. Thaghut adl segala sesuatu yg diibadahi selain Allah dalam keadaan ridha. Sungguh telah ada penyebutan patung-patung ini di dalam surat Nuuh. Dan dalil terkuat yg menunjukkan bahwa patung-patung ini adl penggambaran utk mewakili orang-orang shalih adl hadits yang disebutkan oleh Al-Bukhari dari Ibnu ‘Abbas ketika menafsirkan firman Allah Ta’ala: Dan mereka berkata: Janganlah sekali-kali kalian meninggalkan tuhan-tuhan kalian dan jangan pula sekali-kali kalian meninggalkan Wadd Suwaa’ Yaghuuts Ya’uuq dan Nasr. Dan sesudahnya mereka telah menyesatkan kebanyakan .

Beliau mengatakan: Ini adl nama-nama orang-orang shalih dari kaum Nuh.

Ketika mereka meninggal syaithan membisikkan pada kaum mereka agar mendirikan patung- patung di majelis-majelis yg biasa digunakan oleh orang-orang shalih tersebut dan agar menamakan patung-patung tersebut dgn nama-nama mereka. Maka kaum itu pun melakukannya dan ketika itu patung-patung tersebut belum disembah sampai ketika generasi itu telah tiada dan ilmu telah dihapus patung-patung itu pun disembah. Kisah ini menunjukkan bahwa sebab peribadahan kepada selain Allah adl patung-patung yg digambarkan sebagai perlambang para pemimpin.Patung dan Gambar Menyebabkan Kesyirikan. Mayoritas orang beranggapan bahwa patung-patung tersebut terlebih lagi gambar-gambar telah menjadi perkara yg halal krn tidak adanya orang yg menyembah/mengibadahi gambar- gambar dan patung-patung tersebut pada saat sekarang ini.

Anggapan Tentang Patung

Anggapan mereka ini tertolak dari beberapa sisi:

Bahwasanya peribadahan terhadap patung-patung dan gambar-gambar senantiasa ada pada zaman ini. Kita lihat patung Nabi ‘Isa dan Ibunya Maryam diibadahi di gereja-gereja sampai- sampai mereka ruku’ kepada salib!Bahkan ada semacam papan hias bergambar ‘Isa dan Maryam yg dijual dgn harga yg sangat mahal dan digantungkan di rumah-rumah agar bisa diibadahi dan diagungkan.

Patung-patung para pemimpin di negara-negara yg maju secara material namun terbelakang secara spiritual orang-orang membuka tutup kepala mereka utk patung-patung tersebut dan membungkukkan badan ketika melewatinya. Di antara contohnya seperti patung George Washington di Amerika Serikat Napoleon di Perancis Lenin dan Stalin di Rusia serta patung- patung lain yg diletakkan di jalan-jalan di mana orang-orang ruku’/membungkuk ketika melewatinya.Gagasan tentang patung ini menjalar ke sebagian negara-negara Arab. Mereka membebek orang-orang non muslim dgn membangun patung-patung di jalan-jalan mereka. Dan patung-patung ini terus-menerus dibuat dan dipasang di negara-negara Arab dan negara-negara Islam lainnya.

Wallaahul Musta’aan.Maka wajib mengalihkan dana pembuatan patung ini utk membangun masjid-masjid sekolah rumah sakit dan lembaga-lembaga sosial sehingga manfaatnya lbh terasa dan tidak menjadi masalah bila menamakan bangunan-bangunan tersebut dgn nama para pemimpin itu.

Sesungguhnya patung-patung ini nantinya setelah berlalu masa yg panjang manusia akan membungkukkan kepala mengagungkannya dan menyembahnya. Sebagaimana yg terjadi di Eropa Turki dan negera-negera yg lainnya. Dan kaum Nuh telah mendahului mereka dalam perkara itu dgn mendirikan patung-patung para pemimpin mereka kemudian mengagungkan dan menyembahnya. Waspadalah wahai kaum muslimin dari hal-hal yg akan mengantarkan kepada kesyirikan!

Sungguh Rasulullah telah memerintahkan ‘Ali bin Abi Thalib dgn sabdanya: Jangan engkau biarkan sebuah patung pun kecuali engkau hancurkan dan jangan pula engkau biarkan kuburan yg ditinggikan kecuali engkau ratakan . Dan dalam suatu riwayat: Dan jangan engkau biarkan sebuah gambar pun kecuali engkau hapus. Bahaya

Bahaya Patung Gambar dan Patung

Islam tidaklah mengharamkan sesuatu kecuali padanya ada bahaya yg mengancam agama akhlak dan harta manusia. Orang Islam yg sejati adl orang yg tanpa berfikir panjang langsung menerima perintah Allah dan Rasul-Nya meskipun belum mengerti sebab atau alasan perintah tersebut.

Islam melarang patung dan gambar krn banyak mendatangkan bahaya di antaranya:

Merusak ‘aqidah dan peribadahan. Orang Eropa dan Rusia menyembah patung pemimpin mereka menghormati dan mengagungkannya.Orang-orang Islam telah meniru orang Eropa dalam membuat patung pemimpin mereka baik di negeri Islam Arab maupun bukan Arab. Para ahli thariqat dan tasawwuf membuat pula gambar guru-guru mereka yg diletakkan di muka mereka pada waktu shalat dgn maksud supaya lbh semangat dalam beribadah ketika melihat gambar-gambar tersebut. Ini adalah perbuatan bid’ah dan mengantarkan kepada kesyirikan. Bahkan kalau sampai meminta bantuan kepada patung atau gambar tersebut utk mengkhusyu’kan shalatnya atau berdo’a kepadanya dan lain-lainnya maka ini adl kesyirikan yg nyata.

Merusak akhlak generasi muda. Kita saksikan di jalan-jalan utama terpampang gambar- gambar tak mengenakan busana yg memang sangat digandrungi oleh mereka sehingga dgn sembunyi atau terang-terangan mereka berbuat keji yg merusakkan akhlak mereka. Mereka sudah tidak lagi mau memikirkan agama negara jiwa kesucian kehormatan dan jihad pun sudah luntur dari diri mereka.Demikianlah gambar-gambar itu menghias poster-poster majalah surat kabar dan buku iklan bahkan di pakaian pun terdapat gambar porno belum lagi apa yg disebut blue-film.

Membelanjakan harta di dalam kebathilan. Patung-patung tersebut dibuat dgn biaya mahal sampai jutaan rupiah dan banyak orang yg membelinya utk digantung di dinding rumah demikian pula lukisan-lukisan orang tua yg sudah meninggal dibuat dgn biaya yg tidak sedikit yg tentunya tidak bermanfaat sedikit pun bagi keluarganya yg sudah meninggal tersebut. Tetapi apabila dishadaqahkan dgn niat agar pahalanya sampai kepada yg meninggal dunia tentu akan bermanfaat baginya.

Gambar dan Patung Keduanya Haram

Sebagian orang menyangka bahwa hukum haram itu utk patung saja seperti yg terdapat pada zaman jahiliyyah tidak mencakup hukum gambar.

Pendapat ini asing sekali krn seolah- olah ia belum pernah membaca nash-nash yg mengharamkan gambar seperti di bawah ini:1. Dari ‘A`isyah bahwasannya ia membeli bantal kecil yg ada gambar-gambarnya. Ketika Rasulullah melihatnya beliau berdiri di pintu tidak mau masuk. Maka ‘A`isyah mengetahui ada tanda kebencian di muka Rasulullah. Lalu ia pun berkata: Ya Rasulullah aku bertaubat kepada Allah dan Rasul-Nya dosa apakah yg telah kuperbuat? Rasulullah menjawab Bagaimana halnya bantal itu? ‘A`isyah menjawab Saya membelinya agar engkau duduk dan bersandar di atasnya. Kata Rasulullah: Sesungguhnya orang-orang yg membuat gambar-gambar ini akan disiksa pada hari kiamat dan akan dikatakan kepada mereka: Hidupkanlah gambar-gambar yg kalian buat itu!

Kemudian beliau bersabda: Sesungguhnya rumah yg ada gambar-gambar di dalamnya tidak akan dimasuki malaikat. 2. Sabda Rasulullah pula: Manusia yg paling pedih siksanya di hari kiamat ialah yg meniru ciptaan Allah. Sedangkan para pelukis dan penggambar adl orang-orang yg meniru ciptaan Allah. 3. Bahwasannya Nabi ketika melihat gambar-gambar di rumah beliau tidak mau masuk sebelum gambar itu dihapus. Gambar dan Patung yg Diperbolehkan1. Diperbolehkan gambar dan patung pohon bintang matahari bulan gunung-gunung batu laut sungai pemandangan yg indah atau tempat-tempat suci seperti Ka’bah Madinah dan Masjidil Aqsha serta masjid-masjid yg lain bila kesemuanya itu kosong dari gambar manusia atau hewan dan segala sesuatu yg mempunyai ruh. Dalil dalam masalah ini adl ucapan Ibnu ‘Abbas: Bila engkau harus menggambar atau membuat patung maka buatlah pohon dan apa-apa yg tidak mempunyai ruh. {HR. Al-Bukhariy}

Gambar dan foto pada kartu identitas, Ijazah atau pasport SIM dan perkara-perkara darurat lainnya

Hal ini diperbolehkan krn merupakan masalah darurat {suatu keharusan/keterpaksaan/sesuatu yg tidak dapat dihindari}.

Pemotretan gambar pelaku kriminal seperti pembunuh pencuri dan lainnya utk membantu penangkapannya agar dapat ditegakkan hukum qishash atas mereka. Demikian pula diperbolehkan utk kepentingan ilmiyyah seperti kedokteran dan lainnya.

Diperbolehkan bagi anak-anak perempuan utk bermain dgn boneka dari kain perca yg berbentuk bayi kecil sehingga anak-anak itu bisa memakaikan baju padanya memandikan atau menidurkannya.Hal ini dapat menjadikan anak-anak ini belajar mendidik dan memelihara anak-anak setelah nantinya mereka menjadi ibu. Sedangkan dalil dalam permasalahan ini adl ucapan ‘A`isyah: Aku bermain-main boneka di sisi Nabi. Tetapi tidak diperkenankan membeli boneka-boneka asing/luar negeri bagi anak-anak terlebih lagi boneka-boneka perempuan yg nampak wajahnya dan terlihat tubuhnya karena anak-anak perempuan akan menirunya sehingga nanti akan merusak masyarakat dgn cara berpakaian yg seperti itu. Selain itu dgn membeli boneka-boneka import ini hanya akan mengalirkan uang ke negeri-negeri asing dan Yahudi.

Diperbolehkan gambar yg dipotong kepalanya sehingga tidak menggambarkan makhluk bernyawa lagi tetapi seperti benda mati. Malaikat Jibril berkata kepada Rasulullah mengenai gambar: Perintahkanlah orang utk memotong kepala gambar itu.

Diringkas dari kitab Kaifa Nurabbii Aulaadanaa dan Taujiihaat Islaamiyyah li Ishlaahil Fard wal Mujtama’ dgn beberapa perubahan.Jangan Menyingkat Lafazh Do’a! Menghapus Gambar-gambar yg AdaPertanyaan:Assalaamu’alaikum. Saya mau meminta solusi bagaimana menghindari agar kita tidak menggunakan sesuatu yg ada gambar-gambar buatan manusia. Karena sekarang ini uang seratus rupiah pun ada gambarnya. Padahal ada hadits yg menyuruh menghancurkan gambar- gambar krn kalau tidak malaikat terhalang masuk ke rumah yg ada gambarnya.

Sebelum menjawab pertanyaan ada satu hal penting yg harus diketahui dan diperhatikan dgn serius oleh kaum muslimin. Yaitu janganlah kita menyingkat lafazh suatu do’a baik do’a salam shalawat ataupun yg lainnya. Karena menyingkat lafazh do’a adl perbuatan orang yg pelit dalam mendo’akan orang lain juga lafazh singkatan tersebut tidak bisa dipahami maknanya dan tidak bisa disebut sebagai do’a serta perbuatan ini tidak ada contohnya dari Rasulullah maupun Salafush Shalih.Setelah mengetahui hal ini maka jangan sekali-kali menyingkat lafazh suatu do’a. Kalau tidak mau panjang-panjang do’anya maka ambil lafazh yg pendeknya seperti do’a salam kita ambil lafazh: assalaamu’alaikum. Atau tidak menggunakannya sama sekali. Adapun hal-hal yg harus dilakukan utk menghindari benda-benda yg ada gambarnya adalah dgn tidak membelinya atau kalau terpaksa maka harus dihapus atau dirusak gambar- gambar tersebut. Adapun uang yg ada gambarnya maka tidak mengapa kita menggunakannya karena darurat bahkan boleh dibawa dalam shalat krn gambarnya sedikit dan tampak kecil serta kita tidak mengagungkannya. {Lihat Al-Qaulul Mubiin fii Akhthaa`il Mushalliin}. Wallahu A’lam.   sumber : file chm Darus Salaf 2, Buletin Da’wah Al Wala’ wal Bara’