“Apakah yg memasukkan kamu ke dalam Saqar ? Mereka menjawab ‘Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yg mengerjakan salat dan kami tidak memberi makan orang miskin dan adl kami membicarakan yg bathil bersama dgn orang-orang yg membicarakannya dan adl kami mendustakan hari pembalasan hingga datang kepada kami kematian’.” . Banyak orang tertawa tanpa mau menyadari bahwa kematian sedang mengintainya banyak orang berbicara seolah hari penghisaban tak akan mendatanginya dan banyak orang berbuat seolah surga dan neraka hanyalah janji-janji belaka. Wahai hati yg sedang dirundung duka tenggelam dalam kepalsuan dunia sebelum kuteruskan taushiyah ini kuingin engkau menjawab pertanyaan ini “Yakinkah Engkau wahai Saudaraku akan keberadaan Allah Azza wa Jalla yg telah menciptakan dan mengatur alam ini serta meyakini bahwa hanya Dialah yg berhak diibadahi dgn benar? Yakinkah Engkau wahai Saudaraku akan kebenaran ajaran yg dibawa Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam? Yakinkah Engkau wahai Saudaraku bahwa kebahagiaan dunia dan akhirat hanyalah dgn mengamalkan Islam dgn sebenar-benarnya?” Bila Kau jawab “Ya” maka kita berdoa semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa menunjuki kita ke jalan-Nya. Kemudian aku memintamu membiarkan kedua mata itu melanjutkan tugasnya membaca taushiyah ini. Namun bila jawabanmu adl “Tidak” maka tinggalkan nasihat ini dan merenunglah serta biarkanlah otakmu berpikir temukan hakikat keberadaanmu di dunia ini! Saudaraku ketahuilah bahwa Ia telah mengutus nabi dan rasul pilihan-Nya utk membawa Islam bukan utk sekedar permainan dan Maha Suci Allah dari hal-hal sedemikian. Ketahuilah bahwa Islam itu adalah “Keharusan bagi engkau mempersaksikan bahwasanya tiada sesembahan yg haq melainkan Allah dan Muhammad itu utusan Allah. Hendaklah Engkau mendirikan salat dan mengeluarkan zakat dan hendaklah engkau berpuasa di Bulan Ramadan dan hendaklah Engkau mengerjakan haji ke Baitullah jika engkau kuasa menjalaninya.” . Sekarang wahai hati perintahkanlah mata itu utk melihat sekelilingnya adakah ia melihat manusia-manusia yg telah dapat dikatakan berislam sesuai defenisi ini. Tidak dari sekitar lima milyar manusia hanya kira-kira satu milyar yg mengaku sebagai muslim dan kebanyakan mereka melalaikan salat. Ya mereka melalaikan salat. Wahai hati suruhlah mata itu membaca apa yg telah dikatakan Allah dan Rasul-Nya sehubungan dgn salat. Allah SWT berfirman “Maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan salat dan menunaikan zakat maka berilah kebebasan kepada mereka utk berjalan.” . “Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dgn orang-orang yg berdosa ? Mengapa kamu bagaimanakah kamu mengambil keputusan? Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab yg kamu membacanya bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih apa yg kamu sukai untukmu. Atau apakah kamu memperoleh janji-janji yg diperkuat dgn sumpah dari Kami yg tetap berlaku sampai hari kiamat; sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan ? Tanyakanlah kepada mereka ‘Siapakah di antara mereka yg bertanggung jawab terhadap keputusan yg diambil itu?’ Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Maka hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka adl orang-orang yg benar. Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil utk bersujud; maka mereka tidak kuasa pandangan mereka tunduk ke bawah lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu diseru utk bersujud dan mereka dalam keadaan sejahtera. Maka serahkanlah kepada-Ku orang-orang yg mendustakan perkataan ini . Nanti Kami akan menarik mereka dgn berangsur-angsur dari arah yg tidak mereka ketahui.” . “Maka datanglah sesudah mereka pengganti yg menyia-nyiakan salat dan memperturutkan hwa nfsu (**) nya maka mereka kelak akan menemui kesesatan.” . “Jika mereka bertaubat mendirikan salat dan menunaikan zakat maka adl saudara-saudaramu seagama.” . “Dan ia tidak mau membenarkan dan tidak mau mengerjakan salat tetapi ia mendustakan dan berpaling .” . “Dan apabila dikatakan kepada mereka ‘Ruku’lah’ niscaya mereka tidak mau ruku’. Kecelakaan yg besarlah pada hari itu bagi orang-orang yg mendustakan.” . Dari Jabir bin Abdullah Rasulullah saw bersabda “Batas antara seseorang dgn kekeafiran ialah meninggalkan salat.” . Diriwayatkan oleh Buraidah bin Hushaib al-Aslami ia berkata “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda ‘Perjanjian antara kita dgn mereka adl salat maka bagi yg meninggalkan salat sesungguhnya ia telah kafir’.” . Dari Abdullah bin ‘Amr pada suatu hari Rasulullah saw menyebut-nyebut tentang salat sabdanya “Barangsiapa menjaganya maka salat itu - baginya- menjadi cahaya bukti keterangan dan keselamatan pada hari kiamat. Dan barangsiapa tidak mengindahkannya ia tidak akan memperoleh cahaya bukti keterangan dan keselamatan sedang di hari kiamat ia akan bersama Qarun Fir’aun Haman dan Ubai bin Khalaf.” . Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda “Barangsiapa yg melakukan salat seperti kita dan menghadap kiblat pada kiblat kita serta memakan sembelihan sembelihan kita maka dia adl seorang muslim. Hak dia adl hak kita dan baginya adl apa yg bagi kita.” . Ya Allah tunjukilah kami ke jalan yg lurus dan bangkitkanlah kami bersama para nabi dan rasul-Mu para syuhada siddiqin serta shalihin dan janganlah Engkau membangkitkan kami bersama orang-orang yg kafir zhalim dan fasiq! seseorang dari Islam adl pekerjaan para ulama dan bukan pekerjaan orang-orang awam termasuk mereka para thalabul ?ilmi. Janganlah hanya dgn dalil-dalil ini Anda langsung mengafirkan orang-orang yg tidak salat krn boleh jadi dalil ini belum sampai kepada mereka dan sekiranya dalil ini telah sampai kepada mereka belum tentu mereka telah mengerti maksudnya. Selain itu masih ada syarat-syarat lain yg diperlukan utk menghukumi seseorang itu kafir yg orang-orang awam tidak mengetahuinya. Oleh krn itu jika belum mengetahui mengenai seluk-beluk menghukumi kafir kepada orang lain hendaknya tiap kita tidak sembarangan menuduh orang lain kafir}. Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia

sumber file al_islam.chm